Desa JERUKLEUEUT | [email protected]

Sosialisasi Mitigasi Bencana dan Jalur Evakuasi

Sosialisasi Mitigasi Bencana dan Jalur Evakuasi oleh Mahasiswa PPN KKN UGM kepada Masyarakat Desa Jerukleueut

Sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam, Mahasiswa Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPN) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Mitigasi Bencana dan Jalur Evakuasi bagi masyarakat Desa Jerukleueut, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, dengan fokus pada wilayah yang memiliki potensi pergeseran tanah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai risiko bencana, langkah-langkah mitigasi, serta pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat guna meminimalkan dampak yang dapat ditimbulkan.

Desa Jerukleueut merupakan salah satu wilayah yang memiliki kondisi geografis berbukit dengan beberapa titik yang berpotensi mengalami pergerakan tanah, terutama pada musim hujan dengan curah hujan yang tinggi. Oleh karena itu, edukasi mengenai mitigasi bencana menjadi sangat penting agar masyarakat mampu mengenali tanda-tanda awal terjadinya pergeseran tanah, seperti munculnya retakan pada permukaan tanah, perubahan posisi bangunan, pohon yang mulai miring, maupun rembesan air pada lereng yang sebelumnya tidak ada. Dengan memahami indikator tersebut, masyarakat diharapkan dapat melakukan tindakan antisipatif sebelum terjadi bencana yang lebih besar.

Dalam kegiatan sosialisasi, mahasiswa PPN KKN UGM menyampaikan materi mengenai konsep mitigasi bencana, mulai dari upaya pencegahan, pengurangan risiko, hingga langkah-langkah penyelamatan diri ketika terjadi kondisi darurat. Materi juga mencakup pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui penghijauan, pengelolaan drainase yang baik, serta menghindari aktivitas yang dapat memperbesar risiko longsor, seperti penebangan pohon secara sembarangan dan pembangunan pada lereng yang tidak memenuhi kaidah teknis.

Selain penyampaian materi, peserta diberikan pemahaman mengenai jalur evakuasi yang aman serta titik kumpul yang telah ditentukan apabila terjadi bencana. Mahasiswa PPN KKN UGM menjelaskan prosedur evakuasi yang harus dilakukan secara tertib, cepat, dan mengutamakan kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, serta penyandang disabilitas. Melalui simulasi sederhana, masyarakat diajak untuk memahami langkah-langkah penyelamatan diri, pentingnya komunikasi saat keadaan darurat, serta koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait dalam proses evakuasi.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi mengenai kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka, pengalaman menghadapi pergerakan tanah, serta berbagai upaya yang dapat dilakukan secara gotong royong untuk mengurangi risiko bencana. Diskusi tersebut menjadi sarana bertukar informasi sekaligus memperkuat kesadaran bersama bahwa mitigasi bencana merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Desa Jerukleueut semakin memahami pentingnya budaya sadar bencana serta mampu menerapkan langkah-langkah mitigasi secara mandiri di lingkungan masing-masing. Sinergi antara Mahasiswa PPN KKN UGM, Pemerintah Desa Jerukleueut, tokoh masyarakat, dan seluruh warga diharapkan dapat terus terjalin dalam membangun desa yang tangguh terhadap bencana. Dengan meningkatnya pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat, diharapkan risiko serta dampak yang ditimbulkan akibat pergeseran tanah dapat diminimalkan, sehingga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.

Komentar 0