Demonstrasi Pembuatan Kimbab Singkong dan Sosialisasi Makanan Sehat Tinggi Serat Ala Korea Mahasiswa KKN Selenggarakan Demonstrasi Pembuatan Kimbab Singkong dan Sosialisasi Makanan Sehat Tinggi Serat Ala Korea bagi Ibu-Ibu PKK Balai Desa Jerukleueut, 6 Juli 2026 – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya konsumsi makanan sehat tinggi serat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan demonstrasi pembuatan kimbab dari singkong dan sosialisasi makanan sehat tinggi serat ala Korea yang diikuti oleh ibu-ibu PKK. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan inovasi olahan pangan lokal yang sehat, bergizi, serta mudah dibuat dengan memanfaatkan singkong sebagai bahan utama. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai kimbab, yaitu makanan khas Korea yang umumnya berbahan dasar nasi dan dibungkus menggunakan rumput laut. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan inovasi kimbab dengan mengganti nasi menggunakan singkong sebagai alternatif pangan lokal yang mudah diperoleh, memiliki harga terjangkau, dan dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan yang menarik. Melalui inovasi ini, masyarakat diharapkan semakin tertarik memanfaatkan bahan pangan lokal sebagai menu sehat bagi keluarga. Selanjutnya, peserta memperoleh edukasi mengenai kandungan gizi dari setiap bahan penyusun kimbab singkong. Singkong dikenal sebagai sumber karbohidrat dan serat, rumput laut mengandung mineral, protein, yodium, serta serat, sedangkan wortel dan timun kaya akan vitamin dan serat. Telur juga menjadi sumber protein, lemak, vitamin, dan mineral yang melengkapi nilai gizi kimbab singkong sehingga dapat menjadi salah satu pilihan makanan yang seimbang. Pada sesi praktik, mahasiswa KKN mendemonstrasikan cara pembuatan kimbab singkong mulai dari menghaluskan singkong yang telah direbus, meratakan singkong di atas lembaran rumput laut, menyusun isian berupa telur, wortel, dan timun, hingga menggulung dan memotong kimbab sebelum disajikan. Peserta mengikuti setiap tahapan dengan antusias serta berkesempatan mempraktikkan proses pembuatannya secara langsung dengan pendampingan mahasiswa. Selain praktik memasak, mahasiswa juga memberikan sosialisasi mengenai pentingnya mengonsumsi makanan tinggi serat bagi kesehatan, khususnya kesehatan gigi. Peserta diberikan pemahaman bahwa makanan berserat membantu membersihkan permukaan gigi secara alami melalui proses mengunyah, merangsang produksi air liur, membantu menyeimbangkan asam penyebab gigi berlubang, serta menjaga kesehatan jaringan gusi. Edukasi ini juga didukung dengan penyampaian data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) yang menunjukkan masih tingginya angka masalah kesehatan gigi di masyarakat sehingga diperlukan upaya preventif melalui penerapan pola makan yang lebih sehat. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka selama sesi diskusi maupun praktik. Banyak ibu-ibu PKK yang mengajukan pertanyaan mengenai manfaat bahan-bahan yang digunakan, teknik pembuatan kimbab singkong, serta cara mengolah singkong menjadi menu sehat lainnya. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga mendorong peserta untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan bahan pangan lokal sebagai sajian bergizi bagi keluarga. Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN berharap dapat memberikan manfaat berkelanjutan untuk masyarakat dengan penerapan pola makan sehat tinggi serat dalam kehidupan sehari-hari sekaligus meningkatkan pemanfaatan singkong sebagai bahan pangan lokal yang bernilai gizi. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mengembangkan inovasi pangan lokal yang sehat, ekonomis, dan mudah diterapkan di lingkungan keluarga. Masyarakat juga diharapkan dapat menerapkan serta membagikan informasi tersebut kepada keluarga maupun lingkungan sekitar sehingga tercipta masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan peduli terhadap pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang.